Hapsari, Dinda Putri (2025) Penguatan Tata Kelola Layanan Melalui Standarisasi Formulir Aplikasi Berbasis ISO 20000 Di Pusat Teknologi Informasi SETJEN DPR RI. Project Report. Sekretariat Jenderal DPR RI, Jakarta.
15. Dinda Putri Hapsari,A.Md.Kom.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Dokumen ini merupakan Laporan Aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan XV Tahun 2025 yang membahas penguatan tata kelola layanan melalui standarisasi formulir aplikasi berbasis ISO 20000 di Pusat Teknologi Informasi Sekretariat Jenderal DPR RI. Permasalahan yang diangkat adalah belum adanya formulir standar ISO 20000 untuk layanan aplikasi, sehingga proses permintaan pembangunan dan pengembangan aplikasi belum memiliki format baku, data permintaan sering tidak lengkap, dokumentasi tidak seragam, serta sulit ditelusuri untuk kebutuhan monitoring, evaluasi, dan audit. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan proses layanan menjadi lambat, miskomunikasi antara pemohon dan tim teknis, duplikasi permintaan, keterlambatan penanganan, serta menurunnya akuntabilitas layanan teknologi informasi. Penyusun merancang solusi berupa penyusunan formulir standar berbasis ISO 20000 untuk mendukung tata kelola layanan aplikasi yang lebih akuntabel, terdokumentasi, terukur, dan mudah digunakan. Formulir yang disusun meliputi Formulir Pembangunan Aplikasi, Formulir Pengembangan Aplikasi, Formulir Analisis Kelayakan Organisasional, Formulir Dokumen Smart Planning, Formulir Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional, Formulir Analisis Kelayakan Teknis, Formulir Kebutuhan Server, serta Formulir Analisis Kelayakan Keamanan. Pelaksanaan aktualisasi dilakukan melalui tahapan studi literatur ISO 20000, identifikasi kebutuhan data layanan aplikasi, penyusunan draft formulir, koordinasi dan diskusi dengan stakeholder, revisi draft berdasarkan masukan, pembuatan panduan pengisian, sosialisasi dan briefing kepada pegawai/unit kerja terkait, uji coba atau pilot project pada layanan aplikasi, pengumpulan feedback pengguna, evaluasi, serta finalisasi formulir. Hasil aktualisasi menunjukkan bahwa formulir standar berbasis ISO 20000 mampu memperkuat dokumentasi permintaan layanan aplikasi, mempermudah penelusuran dan eskalasi layanan, meningkatkan keteraturan proses pengajuan, mendukung audit layanan TI, serta mengurangi risiko miskomunikasi antara pengguna layanan dan pengelola aplikasi. Evaluasi melalui feedback sosialisasi melibatkan 19 responden, dengan 78,9% responden sangat setuju dan 21,1% setuju bahwa materi sosialisasi sesuai dengan tema aktualisasi, serta 89,5% responden sangat setuju dan 10,5% setuju bahwa tujuan sosialisasi dijelaskan dengan jelas dan mudah dipahami. Aktualisasi ini mendukung penerapan manajemen layanan teknologi informasi berbasis ISO 20000, peningkatan profesionalisme ASN, akuntabilitas layanan TIK, transformasi digital, Smart Governance, serta tata kelola Pusat Teknologi Informasi yang lebih modern, efektif, responsif, dan berorientasi pada kualitas layanan.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 004 Pemrosesan data dan ilmu komputer 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 000 Ilmu komputer, ilmu pengetahuan dan sistem-sistem > 005 Pemrograman komputer, program dan data Tajuk Subjek Tambahan > Tipe Dokumen > Aktualisasi |
| Divisions: | Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Legislatif > Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial Dan Sosial Kultural |
| Depositing User: | Deando Dwi Permana |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 05:07 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 05:07 |
| URI: | https://repositori.dpr.go.id/id/eprint/1276 |
