Paramita, Rastri (2022) Reformasi Subsidi BBM Tepat, Peningkatan Defisit APBN Dapat Dihambat. Sekilas APBN, 01 (04). p. 1.
REFORMASI SUBSIDI BBM TEPAT, PENINGKATAN DEFISIT APBN DAPAT DIHAMBAT.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Reformasi subsidi BBM diperlukan untuk meningkatkan efektivitas alokasi belanja negara dan menjaga ketahanan fiskal. Subsidi BBM selama ini menyerap porsi besar anggaran dan tidak jarang mengalami kebocoran akibat fluktuasi harga migas serta menurunnya produksi nasional. Reformasi dapat dilakukan melalui perbaikan penargetan subsidi—dari subsidi komoditas menjadi subsidi langsung kepada individu atau kelompok sasaran—melalui pendataan ulang maupun integrasi dengan DTKS. Selain itu, strategi subsidi tidak langsung melalui penguatan sektor hulu migas juga mendesak dilakukan, seperti peningkatan daya tarik investasi, penyederhanaan perizinan, pemberian insentif, dan pengembangan skema bisnis baru untuk proyek EOR. Hasil simulasi SKK Migas menunjukkan bahwa pembebasan indirect tax dapat meningkatkan efisiensi biaya secara signifikan, menaikkan potensi penerimaan negara, serta memperbaiki struktur keuntungan pemerintah. Dengan mendorong reformasi menyeluruh di sektor hilir dan hulu, beban subsidi BBM dapat ditekan sehingga potensi peningkatan defisit APBN dapat dihambat dan ruang fiskal negara menjadi lebih sehat serta berkelanjutan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 333 Ekonomi tanah dan energi |
| Divisions: | Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Legislatif > Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial Dan Sosial Kultural |
| Depositing User: | Magfira Magfira |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 06:26 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 06:26 |
| URI: | https://repositori.dpr.go.id/id/eprint/845 |
