Dahiri, Dahiri and K, Rosalina Tineke (2015) Analisis RKP Dan Pembicaraan Pendahuluan APBN Tinjauan Kritis Produksi Padi Nasional. Project Report. Pusat Kajian Anggaran Badan Keahlian DPR RI, Jakarta.
Tinjauan kritis produksi padi nasional.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Produksi beras nasional pada 2020 hanya mencapai 34,99 juta ton, menurun dari 37,90 juta ton pada 2018 akibat turunnya produksi padi dari 59,20 juta ton menjadi 54,65 juta ton, yang dipicu oleh penyusutan luas panen dan produktivitas. Kondisi ini turut menekan Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) dari 102,96 pada 2018 menjadi 101,03 pada 2020, padahal target NTP tahun 2022 ditetapkan pada kisaran 102–104. Upaya peningkatan produksi padi menghadapi sejumlah kendala, antara lain lemahnya implementasi UU LP2B, alih fungsi komoditas, rendahnya kualitas SDM, keterbatasan produksi benih unggul, pendataan RDKK yang belum akurat, serta bantuan alsintan yang masih terfokus pada pra panen. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah perlu memperkuat penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan sebagai syarat pemberian DID, memberikan bantuan alsintan lengkap bagi petani PLP2B, meningkatkan pendidikan nonformal untuk peningkatan produktivitas, memperluas kapasitas penelitian benih unggul, memperbaiki sistem RDKK berbasis identitas penduduk, dan menyederhanakan administrasi peminjaman alsintan beserta dukungan biaya angkut dari pemerintah pusat maupun daerah.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 338 Produksi |
| Divisions: | Badan Keahlian > Pusat Analisis Anggaran Dan Akuntabilitas Keuangan Negara |
| Depositing User: | Magfira Magfira |
| Date Deposited: | 05 Dec 2025 02:04 |
| Last Modified: | 05 Dec 2025 02:04 |
| URI: | https://repositori.dpr.go.id/id/eprint/862 |
